WOWMAGZ Latest Issue!!


WOWMAGZ 08
Total 40 Indonesian Artist Showcase ( Digital Art, Photography,Illustration,3Dart)
Featuring Local Hero :
Ape Republic, Yohanes Raymond ( Winner Battle 07), Arif Pribadi
Guest Artist :
Bram Vanhaeren,John Malloy,Antoni Giacomino.
Motion Graphic Artist :
Christina Gunawan,Chris Thompson
Specification FIle
Total 474 Pages Full of inspirations
Original Soundtrack " Breathe Away "


BUY WOWMAGZ FOR ONLY IDR 10.000





baca-selengkapnya-black

Kursus English di 'Kampung Inggris' Pare - Kediri


Pulang dari Summit di KL kemarin aku merasa ada 'Struggle' in my head. Gimana tidak, kenyataannya kemampuan bahasa inggrisku masih jauh dibawah level standar. beberapa ceramah yang diberikan oleh Speaker kenamaan dunia kemarin missed dari memori vocabulary otakku -- sama sekali aku gak memungkirinya. karena itu sekembali dari Summit, aku ingin kembali belajar bahasa Inggris lebih keras lagi dari sebelumnya agar nanti kemampuan englishku jauh lebih baik dari sekarang dan berstandar bule internasional. Aku sering mendengar di Pare - Kediri terdapat satu kampung yang berjulukan 'Kampung Inggris' dimana kampung tersebut banyak menjadi jujukan teman-teman se-indonesia yang ingin mendalami kemampuan berbahasa inggrisnya. Setelah keliling-keliling bareng mbah Google, berikut ini aku share beberapa artikel yg aku susun menjadi satu ulasan tentang "Belajar English di Pare - Kediri".

Pare, sebuah kota kecil di Kediri yang terletak di bagian Kediri timur. Berbagai keunikan ada di kota ini, dengan adanya candi – candi, keramahan warga penduduk asli yang hampir semua penduduknya masih memilih menggunakan sepeda onthel (sepeda kayuh). Masalah kuliner? Jangan takut hanya dengan Rp. 2000,- kamu sudah mendapatkan nasi pecel Kediri. Untuk masalah makan, disini Kamu akan menemukan berbagai kekaguman karena Kamu akan bertanya ”betapa murahnya makanan yang ada disini”.Namun ada hal yang lebih besar daripada itu semua. Tulungrejo. Sebuah perkampungan kecil di kota pare yang hampir 75% penduduknya adalah pendatang, baik dari dalam propinsi, maupun luar propinsi yang intinya mempunyai tujuan untuk bisa berbahasa Inggris dengan baik dan benar.


…berbahasa Inggris dengan baik dan benar?? Yup!! Benar sekali. Di desa ini Kamu akan bertemu dengan sistem pembelajaran yang sama sekali berbeda dengan sistem belajar yang ada di luaran sana, khususnya dalam belajar Bahasa Inggris. Di balik semua keterbatasan dan kesederhanaan kampung Bahasa ini, ada sebuah fenomena pembelajaran yang layak Kamu coba jika Kamu adalah salah satu di antara sekian banyak orang yang ingin berbahasa Inggris. Well, yang pasti Kamu bisa menempatkan diri untuk belajar speaking ataupun mengkhususkan pada grammar, atau bahkan Kelas persiapan test TOEFL di salah satu lembaga yang ada.

Apalagi jika Kamu sangat berhasrat untuk bisa cas cis cus dalam waktu yang relatif singkat, Pare adalah jawaban dari doa-doa Kamu. Bahasa Inggris adalah bagaimana dan sesering apa kita akan mempraktikannya. Jadi, kita benar-benar membutuhkan tempat yang menyokong untuk mempratikkannya. Selain Kamu mendapatkan keuntungan dari segi kualitas, Kamu juga bisa menekan pengeluaran rupiah Kamu, Dan apakah Kamu masih berfikir bahwa belajar bahasa inggris memerlukan rupiah yang tinggi?

Ok, sebelum Kamu memutuskan ingin memilih tempat kursus, alangkah baiknya dipilih dulu apakah grammar, speaking pronunciation, translation, writing, TOEFL yang menjadi tujuan belajar di Pare.

Tempat Kursus & Program

1. Program grammar
Ada beberapa tempat yang genrenya adalah grammar, antara lain Elfast, Smart, Kresna, Mahesa, dll. Di tempat ini kita bisa mengenal grammar dari nol. Part of speech, tenses, seven summaries alias konsep 2 kejadian, modals, clausa, comparison degree, gerund, dll.

2. Program speaking
Daffodil, Access, Webster, Ocean, Mahesa, Harvard, Marvelous, adalah beberapa tempat kursus yang menyediakan program speaking. Di kelas speaking yang biasa dilakukan antara lain diskusi, debat, presentasi, mendengarkan lagu, games, dll. Jangan kuatir bagi Kamu yang belum PD ngomong bahasa inggris karena yang penting di kelas speaking adalah berani ngomong, masalah grammar bisa diatur.

3. Program pronunciation
Program ini bisa disebut juga program senam mulut, karena yang dipelajari disini tentang bagaimana cara ngomong orang bule ngomong. Kita juga diberi tahu tentang bagaimana cara membaca kamus beserta tanda bacanya. Jadi, kalo di Pare rugi kalo tidak mengambil kelas pronunciation. Kelas pronunciation disediakan oleh Daffodil, Access, Marvelous, Smart, Ocean.

4. TOEFL
Jika ingin masuk kelas TOEFL alangkah baiknya grammar kita sudah mantap. Jadi saat di kelas kita tak lagi mengalami kesulitan tentang clausa, gerund, part of speech, dll. Di kelas TOEFL ada 3 hal penting yang dibahas yaitu structure and written, listening dan reading. Kelas TOEFL ada di Elfast, Smart, Kresna, Mahesa, dll.

Tempat Kursus
Hampir semua tempat kursus di Pare memulai perogramnya setiap tanggal 10 dan 25. Jadi jika hendak mengambil kursus disini sebaiknya datang sebelum tangggal-tanggal tersebut. Kelas yang di tawarkan ada yang per satu bulan atau per dua minggu. Ruang kelasnya tidak seperti di ELTI atau LIA, karena kebanyakan kelasnya lesehan seperti kita ngaji di TPA. Kelas pada umumnya berdurasi 90 menit. Biasanya dimulai jam 7 pagi, tapi ada juga yang memulai program jam 5.30. Tinggal pilih saja.

Biaya program sanggat bervariasi. Dari yang 20 rb sampai 150 rb per program. Ada juga tempat kursus yang menyediakan asrama (camp) bagi siswanya. Kalo dihitung-hitung termasuk murah karena selain dapat tempat tinggal, bebas biaya program kita juga tinggal di English Area.

Tempat tinggal
Ada dua pilihan untuk tinggal disini yaitu kos biasa atau asrama (camp). Kalo kos ya seperti kos pada umumnya. Camp dalam arti English Area adalah kos yang meyediakan fasilitas English Area dimana para penghuninya diwajibkan ngomong pakai bahasa inggris. Baik mau makan, di kamar mandi, nonton TV, pokoknya segala aktivitas di kos harus pakai bahasa inggris. Fasilitas lain di camp adalah program setelah subuh, biasanya menghafalkan vocabularies, sedangkan program setelah magrib biasanya debat, diskusi, nonton film, tergantung dari campnya. Bagi yang pengen speakingnya lebih lancar, tinggal di camp bisa menjadi pilihan.

Biaya hidup disini standar, sekali makan rata-rata 4 ribu rupiah (nasi+sayur+telur+ es teh). Sediakan bugjet juga untuk membeli buku, khususnya referensi dan kamus, karena buku-buku yang tersedia disini sangat membantu kita dalam belajar.

Tak perlu kuatir terisolasi dari peradaban, karena sini terdapat toko buku, warnet, rental komputer, rental komik, bioskop mini. Hanya satu yang tidak tersedia yaitu mall. Kalo ingin ke mall ya musti pergi ke kota Kediri atau ke Malang.

Jadi tak perlu bingung lagi ketika hendak memutuskan belajar bahasa inggris di Pare. Karena di Pare, di kampung inggris, adalah tempat paling kondusif untuk belajar bahasa inggris.


Sumber : http://accesscourse.wordpress.com/, http://nessy.blogdetik.com/



baca-selengkapnya-black

Win a Trip to YES2009 in Kuala Lumpur Malaysia

Here's how to win your free trip to YES2009. 500 FREE trips to YES2009 worth over 1,000,000 USD are up for grabs!
When you win a trip to YES2009, your flight, hotel, and summit pass worth USD2,500 will be paid for. You will be joining 500 Southeast Asian youth to meet global change icons, right here in Kuala Lumpur. Join it!
http://indonesia.youthsays.com/seachange/go/qsy

Ketika kamu memenangkan perjalanan ke YES2009, penerbangan, hotel,dan summit pass senilai USD2500, akan dibayarkan untukmu. Kamu bakal bergabung dengan 500 anak muda seAsia Tenggara untuk menemui ikon perubahan global, plus jalan2 seru. di sini di Kuala Lumpur, Malaysia. Join it!!
http://indonesia.youthsays.com/seachange/go/qsy




baca-selengkapnya-black

Horee!! Liburan Ekstra, Baluran Pelengkap Lebaran

Horee!! Di hari-hari akhir liburan lebaran yang masih tersisa masih tersempat buat aku dan teman-temanku untuk memanfaatkannya sebaik mungkin. Beruntung aku masih menyisakan liburan lebaranku dibanyuwangi, sehingga kesempatan buat ngumpul bareng teman-teman masa kecil masih ada. Rumahku terletak di kabupaten banyuwangi bagian utara. Dan desaku yang bernama Bajulmati merupakan desa terujung di sebelah paling utara dan berbatasan langsung dengan kabupaten situbondo. Ada cukup banyak sebenarnya pilihan wisata lokal buat kami singgahi, beberapa diantaranya, pantai watu dodol, pemandian taman suruh, Grajakan, Dam mbajul, sampe Baluran. Kali ini sih kami berencana untuk ke Baluran. Alasannya selain dekat, waktu kami juga nggak banyak cuman sehari saja. Alasan lainnya ialah tempat ini luar biasa dan masih alami. Bahkan udah sering menjadi lokasi syuting iklan maupun film. salah satunya adalah film King.
Kami berangkat hari minggu pagi-pagi sekali. Alasannya Kami pengen liat Sunrise. Serunya kami semua berangkat menggunakan kendaraan pick-up milik tetanggaku sehingga bisa muat banyak. Haha... seru juga jadinya.
Untuk menempuh kawasan wisata Baluran kami memerlukan perjalanan kira-kira 30menit perjalanan melewati tengah hutan. Di kawasan wisata baluran terdapat tempat yang biasa disebut Mbekol. Disini disajikan pemandangan alam hutan sabana yang luar biasa, mirip sekali dengan hutan afrika. Selain itu disini juga ada banyak matang binatang yang dilindungi habitatnya. Ada banteng, rusa, menjangan, monyet sampai merak pun ada.


Transportasi kami adalah Pick-up Grandong, hahaha...

Pantai Bima, Private, Bersih dan Sunrise
Tempat pertama yang kami singgahi adalah pantai Bima. Pantai yang dimiliki Baluran ini sangat indah dan masih alami. Pasirnya putih, pantainya juga masih sangat bening berwarna kebiruan. Saat itu kami datang ingin menikmati matahari terbit dipantai ini. jadi kami pagi-pagi sekali kesini.

Beautiful Sunrise

Disini nih semuanya pada melepas 'lelah' dengan bermain dipantai, tapi tetep, narsisnya ga ketulungan, semuanya gak mau kalah berpose untuk diabadikan.

Ini namanya apa yaa.. dermaga bukan..?

Main Pasir, Sumpah! masa Kecil kurang bahagia..

Tiga Sekawan yang Aneh, haha... tapi gokil kaaan..

Bekol, Sabananya mirip Afrika
Pemberhentian kedua adalah Bekol. Sebelumnya kami sempetin dulu buat poto-potoan. Di gazebo bekol kami melepas lelah perjalanan dulu. Santai sampil foto-fotoan. Kemudian sasaran tempat yang kami singgahi selanjutnya adalah di menara bekol yang kita tuju cukup dengan berjalan kaki saja. Bekol merupakan suatu tempat berbukit yang menjadi pusat wisata Baluran. Disini terdapat Menara diatas bukit tersebut yang biasanya digunakan untuk menikmati pemandangan Hutan Sabana Baluran.
Bekol Area : Nyantai dulu sambil nyanyi-nyanyian

Lihat foto-foto yang kami hasilkan. pemandangan belakangnya mirip di afrika ya. Hutan Macam gini jarang lho di Indonesia.
We Love Sabana : tempat ini sering dibikin syuting Film dan Iklan lho..

Pura-pura akting : biar dilirik produser gitu kah..?

Dam Bajul, Bilasan Terakhir Dulu
Pulang dari Baluran kami ga langsung pulang, melainkan mampir ke Dam Bajul dulu. Habis main-main dipantai, kami mandi membasuh badan sekaligus menyejukkan kembali badan yang gerah dan berkeringat. Tempat ini merupakan tempat favorit kami untuk dikunjungi. berupa waduk besar yang kemudian di buat aliran-aliran digunakan untuk irigasi sawah-sawah sidesa kami Bajulmati. Sungainya masih sangat alami dan bersih. Dan Dam Bajul inipun lokasinya cukup dekat dengan pemukiman kami yang hanya berjarak 2km saja.


Maen-maen dikali dulu, hehe...

Udah waktunya pulang niih..

Biarpun sudah kesekian kalinya aku berwisata kedua tempat ini, tapi aku belum juga bosan untuk menikmati ciptaan Tuhan yang luar biasa ini. Tubuh dan pikiranku jadi segar kembali. Dan saat liburan usai nanti, aku siap untuk memulai aktivitas rutinku dengan semangat.


baca-selengkapnya-black

Pernikahan Sepupuku di Bulan Syawal

Horee!! Kata Orang pernikahan dibulan Syawal itu baik. Dan kebetulan memang sepupuku yang satu ini kebelet mau nikah, jadi gak disia-siain kesempatan ini. Sudah jauh-jauh hari acara ini di siapkan dan itu kenapa ayahku beserta keluargaku diboyong ke Kalimantan untuk ikut serta merayakan hari pernikahan sepupuku ini. Dalam acara hajatan keluarga Bulekku yang ada di Batulicin ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mengumpulkan dan ajang reuni bagi keluargaku, sekaligus ajang untuk mempererat tali silaturrahmi serta kekeluargaan dari anggota keluarga besar kami.

Dengan Budaya Jawa memungkinkan untuk tujuan tersebut. Kami biasanya menyebutnya dengan Rewang. Rewang adalah kegiatan sukarela yang dilakukan oleh sanak keluarga dan tetannga untuk membantu menyiapkan segala sesuatunya untuk keperluan acara hajatan, kegiatan tersebut misalnya meliputi mendirikan tenda, memasak, bikin kue dan ngudhek jenang sampai pas resepsi. kalo diitung2 itung sih, waktu, biaya dan tenaga yang dibutuhkan lebih banyak. tapi aku heran kenapa ya mereka masih menggunakan cara ini? Setelah aku pikir-pikir inilah salah satu cara yang ampuh untuk tetap memperkuat ikatan keluarga karena kegiatan tersebut meliputi pekerjaan yang melibatkan kebersamaan dan saling membantu, jadi ada unsur kerjasama. Itu kenapa ikatan kekeluargaan orang jawa begitu dekat satu dengan yang lain.

Ngudhek Jenang
Inilah salah satu kegiatan besar saat rewang. Sebenarnya bukanlah satu kegiatan yang mutlak ada dan bukan inti dari rewang itu sendiri, tetapi memang ngudek jenang memerlukan perhatian tersendiri. Nggak kebayang sebelumnya ternyata ngudhek jenang itu lebih susah dari yang aku kira. 5 jam kurang lebih ngaduk adonan kental lengket berbahan utama santan dan tepung di wajan besar diatas bara tungku api secara bergantian. Ada 2 wajan dan Masing-masing wajan diaduk oleh 3 orang bersamaan Kenapa kenapa harus diaduk terus-menerus? Karena untuk memperoleh jenang atau dodol, adonan harus diaduk tanpa henti agar adonan jenang tidak lengket di dasar wajan.

Sumpah! yang ini bikin kamu capek banget, tapi tetep fun..

Sumpah, capek banget rasanya. Padahal kami melakukannya bersama-sama dan bergantian. tangan rasanya pegel ngaduk ditambah bara api yang bikin badan gerah plus asapnya yg bikin mata pedih. ampuunn.. fitnes ga ada apa2nya. dan kegiatan ini gak henti dari jam 10 pagi tadi sampai isya. hufft.. tapi aku seneng banget cos buat aku ini pengalaman yang jarang ada saat ini. Kebersamaan, kerjasama, dan rasa kekeluargaannya terasa banget.

Ngudhek jenang merupakan tradisi asli Jawa yang biasanya dilakukan saat ada hajatan. Jenang yang dihasilkan nantinya dihidangkan ke tamu bersama dengan kue yang lain. Tradisi ini udah mulai jarang terjadi dikarenakan banyak orang yang mulai menyerahkan keperluan makanan hajatannya pada katering alias resepsi instan. entah mungkin karena mereka orang yg memegang teguh adat ato memang 'wong ndeso' tapi kadang kita perlu banget untuk mengikuti kebiasan mereka yang aku bisa aku sebut warisan budaya ini.

Awalnya aku menganggap bahwa tradisi rewang pada hajatan hajatan yang biasanya dilakukan orang jawa itu super ribet. Biasanya kan jaman sekarang itu orang-orang pada pakai jasa catering biar lebih simple. kalo diitung2 itung sih, waktu, biaya dan tenaga yang dibutuhkan lebih banyak. tapi aku heran kenapa ya mereka masih menggunakan cara ini?
Aku rasa ya jawabannya kembali ke yang tadi. Tradisi. dan bagi mereka emang kurang afdhol rasanya kalo momen sakral seperti pernikahan hanya digelar dalam hitungan jam. kalo ini sih sudah merupakan pendapat subjektif masing2 org. ada yang suka sakral dan ribet, ada yg suka instan. Tapi terlepas dari itu entah kekayaan budaya dan tradisi yang kita miliki ini mau kita pertahankan atau dilupakan. yang jelas negara tetangga pasti dengan senang hati menerima kekayaan budaya ini kalo kita mau 'memberikannya'.

Kesenian Banyuwangi di Tanah Banjar kalimantan
Bukan perayaan namanya kalo tidak ada hiburan. Surprise buat aku, ternyata biarpun Keluarga besar ayahku semua tinggal dikalimantan, tapi mereka gak lupa akan budaya asli mereka, banyuwangi. Hiburan yang digelar di pernikahan sepupuku ini ada 3 sekaligus, dan semuanya merupakan hiburan tradisional dari Jawa. Entah apa maksudnya tapi menurutku memang ini kesempatan buat mereka untuk bernostalgia kembali dengan kesenian asli jawa. Secara udah berpuluh-puluh tahun mereka tinggal dikalimantan sini. Dan selain itu, sepertinya keluargaku ini ingin memperkenalkan kesenian khas jawa ini pada banjar. Hal yang sangat aku hargai.

Janger Banyuwangi : Dansa ala keluargaku
Keluargaku punya cara tersendiri untuk mempersatukan keluarga dan menciptakan kedekatan. Cara yang digunakan bukan kumpul-kumpul biasa atau dalam bentuk halal bihalal, tapi lebih kearah kesenian. Kalo di Amerika ada Hoedown atau lebih umumnya kita mengenal acara dansa yang banyak dilakukan orang diluar sana. Nah, acara dansa ala keluargaku ialah tarian janger banyuwangi. Sumpah, aku baru tau dari acara ini kalo keluargaku ternyata darah seninya kental banget. Dan aku gak pernah menduga mereka pada jago nari Janger banyuwangi. Mulai dari ayahku, paklekku, sampe bulekku yang dikenal bu haji ini mahir menari janger banyuwangi. Malu seharusnya kami para generasi muda. Cos kecintaan kami pada kesenian asli negeri sendiri sangat kecil. Malu seharusnya aku kalo cuman teriak-teriak “ganyang Malaysia! Beraninya mereka mencuri budaya Indonesia” tapi ternyata kita sendiri gak cinta dan berusaha melestarikannya.

Aku nggak mau ngelewatin kesempatan langka ini begitu saja. Biarpun sangat sederhana, tapi aku ingin membuktikan bahwa akupun cinta budaya asli Indonesia dan ingin ikut melestarikannya. Awalnya aku malu plus grogi saat mau naik pentas, cos diliat banyak orang, tapi lama2 aku cuek aja biarpun gerakan tarianku kaku, tapi kapan lagi dapet kesempatan kayak gini.
Ini Aku bareng Bulekku, Kaku-kaku malu, hehe..


Ayahku ternyata jago nari Janger lho


Sepupuku ma Bulek

Apa bulek-bulekku ini dulu penari janger ya..?

Jaranan : Kesurupan yang berseni
Hari kedua pergelaran kesenian yang digelar adalah Jaranan atau biasanya dikenal dengan kuda lumping. Kesenian ini menunjukkan aksi yang lebih meriah, mendebarkan, dan sedikit berbahaya. Kenapa? Karena sepertinya pemain jaranan bermain-main dengan makhluk gaib yang dengan sengaja merasuki tubuh pemain jaranan. Sehingga pemain jaranan beraksi sedikit liar. Orang jawa menyebutnya ndadi dan ternyata inilah sisi menariknya. Pemain yang ndadi itu dirasuki oleh makhluk gaib dan bertingkah aneh layaknya orang kesurupan namun mereka beraksi menari dan sesekali bertingkah seperti makhluk jadi-jadian. Selain itu pemain yang ndadi ini juga beraksi layaknya dhebus. Mereka makan beling, minum air yang telah dicampur bunga hingga makan pisang sekalian kulitnya. Serem juga keliatannya. Lagi-lagi surprise buat aku. Beberapa sepupuku ikut bermain jaranan ini dan mereka juga ikut ndadi dan bertingkah persis kaya orang kesetanan.

Sepupuku nih, hehehe..


Yang ini dah mau ndadi lho..

Campur Sari & wayang Kulit : Menyanyi bareng sinden, kapan lagi..
Malam puncak perayaan pernikahan sepupuku diadakan kesenian Campursari dan wayang kulit. Lagi-lagi kesenian jawa. Sebelum digelar wayang kulit terlebih dulu disajikan musik Campur Sari. Nyanyian-nyanyian khas jawa dilantunkan oleh sinden dengan diiringi oleh musik gamelan. kali ini aku unjuk gigi. Khusus ingin aku mempersembahkan penampilanku buat sepupuku sang mempelai. Lagu Cinta tak terpisahkan. Kebetulan aku hapal lagu ini. Inilah kesempatan yang jarang buat aku bisa duet bareng sinden apalagi diiringi musik gamelan. Belum tentu aku mendapatkan kesempatan ini kedua kalinya. Maaf ya kalo suaraku jelek, hehe..

Sayang, ga terlalu kelihatan akunya


baca-selengkapnya-black